Prospek Budidaya Ayam Golden Pheasant

Prospek budidaya Ayam Golden Pheasant atau ayam hong. Salah satu ayam hias idola bagi para pecinta unggas hias di Indonesia. Harganya yang masih mahal menjadikan ayam ini komoditi ternak ayam hias paling prospek menurut Agromenoreh. Tentu saja, karena beberapa faktor kesulitan mengembangkan ayam langka ini, membuat harga golden pheasant tetap stabil di bursa ayam hias Indonesia.

Tentang Ayam Golden Pheasant

Golden pheasant atau yang sering disebut ayam hong atau pegar emas adalah ayam hutan asal Cina atau tepatnya dari pegunungan Tibet. Ayam ini sudah berkembang dan menyebar ke seluruh dunia sejak abad ke 17. Mereka banyak dikembangkan dan dihabituasi di Eropa dan Amerika. Kecantikan ayam ini membuat mereka banyak di buru, namun beruntung bahwa mereka dapat dibudidaya sehingga populasi di alamnya tetap terjaga. Berkurangnya ayam golden pheasant di asalnya sebagian besar diakibatkan oleh deforestasi dan bukan perburuan.

Golden pheasant (Chrysolophus pictus) adalah unggas dari ordo Galliformes famili Phasianidae yang berarti unggas tanah yang memiliki sayap pendek. Kebanyakan dari famili phasianidae adalah ayam hutan, puyuh dan merak. Mereka tidak bisa terbang seperti burung namun bisa meloncat tinggi dan jauh dibantu dengan sayap mereka. Satu hal yang harus diperhatikan sebelum membangun kandang untuk budidaya ayam golden pheasant.



Kecantikan Ayam Golden Pheasant

Tidak diragukan lagi kecantikan ayam hias yang satu ini. Kombinasi warna-warni bulunya yang sangat eksotis menarik perhatian siapapun yang melihatnya. Mahkota kepala kuning yang menyerupai topi jubah raja fir'aun akan mekar seperti ekor burung merak saat birahi. Dada yang berwarna merah menyala, sayap atas yang berwarna hijau hingga punggung bagian ekor berwarna kuning emas. Ekornya yang panjang berwarna coklat berbintik hitam lebih panjang dari ukuran tubuhnya. Semua kecantikan tersebut justru dimiliki oleh pejantan.

Sedangkan betina golden pheasant hanya berwarna coklat kusam dan tidak menarik untuk dilihat. Hampir semua famili phasianidae memiliki ciri seperti ini. Dimana pejantan yang memiliki warna dominan untuk menarik perhatian betina. Ayam golden betina akan bertelur 10-30  butir per musim. Mereka bisa mengeram telurnya selama 23 hari. Namun kebanyakan peternak ayam hias menetaskan telur golden pheasant di mesin penetas.




Permintaan Ayam Hias Golden Pheasant

Dari tahun ke tahun permintaan ayam hias yang satu ini tak pernah surut. Bisa dimaklumi karena produksi mereka hanya satu tahun sekali. Untuk jumlah peternak yang sukses budidaya golden pheasant juga masih bisa dihitung jari. Banyaknya permintaan yang tidak sebanding dengan ketersediaan barang membuat harga ayam hias golden pheasant terus meroket.

Penghobi ayam hias yang terus menjamur di Indonesia  rata-rata dari mereka pasti memimpikan memiliki ayam dari surga ini. Tidak bisa disangkal karena kecantikan ayam ini menjadikannya ayam hias idola hingga sekarang. 

Harga Ayam Golden Pheasant

Para peternak ayam hias biasa menjual ayam pheasant hasil produksi mereka mulai usia 5-6 bulan. Bukan tanpa alasan, karena anakan golden pheasant belum dapat diketahui jenis kelaminnya dibawah usia tersebut. Tentunya para peternak tidak ingin mengecewakan pembeli jika sampai menjual golden pheasant di bawah umur dan ternyata jantan semua atau betina semua.




Harga anakan golden pheasant masih berkisar 6-7 juta rupiah perpasang. Sedangkan indukan biasa dijual seharga 9-12 juta tergantung usia dan kondisi.
Dengan harga yang masih begitu fantastis belum semua pecinta ayam hias mampu membeli dan memilki ayam fenomenal ini.

Pemasaran

Para peternak biasanya memasarkan produk ayam hias mereka melaui online. Baik melalui media social seperti facebook, instagram dan twitter, ataupun melalui portal online shop seperti OLX, Jualo, Tokopedia dan Buka Lapak. Beberapa website peternakan juga terlihat memasang iklan ayam hias golden pheasant seperti Agromaret.com, Jualhewan.id dan lain sebagainya.

Beberapa pelapak di pasar burung juga terlihat men jual ayam hias golden pheasant. Seperti di pasar burung Pramuka dan Barito, Pasar Burung Kartika Semarang, Pasar Burung Solo dan Pasar Burung Surabaya, Pasar Burung Muntilan dan Pasar burung PASTY Yogyakarta.



Peluang usaha ternak Ayam Golden Pheasant

Dari sedikit uraian diatas, peluang usaha ternak ayam hias golden pheasant masih terbuka luas dan memiliki prospek yang menggiurkan. Meskipun demikian, perlu diperhatikan beberapa hal menyangkut goldden pheasant ini. Pengetahuan tentang ayam hias, bagaimana karakter mereka, dan ilmu yang berkaitan dengan ayam ini harus dimiliki sebelum mencoba menceburkan diri budidaya golden pheasant.

Banyaknya varian lain dari ayam pheasant seperti yellow pheasant dan lady amherst juga layak untuk dijadikan opsi budidaya ayam pheasant. Yang pasti terkait dengan budidaya ayam hias ini, mulailah dari Hobi. 
Disqus Comments